Beberapa hari yang lalu aku diajak seorang teman untuk mengunjungi Singkawang dalam sebuah kunjungan kerja. Yah.. namanya diajak... aku mah senang-senang saja. Singkat kata, berangkatnya dirikyu bersama keempat teman yang lain.
Pukul 06.30 my phone rang... ternyata udah dijemput... setelah itu masih harus menjemput personil lainnya. Hm....Something was wrong with the car.. The air-con wasn’t working.. Oh no...!! I can’t imagine travelling ke luar kota dalam cuaca cerah (pontianak itu panasnya minta uampunn, untuk yang belum pernah travelling ke sini) tanpa air-con... Well, I could actually.. cos I did it before.. and it made me decided ga lagi-lagi dahh..... hehehehe.
But then I notice something else.... kap mesin mulai berasap.. This is serious..!! Dan akhirnya kami menghabiskan sekitar 3 jam di bengkel. I was almost decided to cancel my trip when my friend suggested all of us to take the taxi.
Karena memang yang lain harus mengejar waktu, jadi berangkatlah ketiga teman yang lain. I catched up with them after we got the car fixed.
The trip took about 3,5 hours driving. Since we were so late... My friend decided to showed up on the second session.
Aha... aq lupa cerita tujuan jalan kali ini. We were attending some sort of charity auction to celebrate ulang tahun Kelenteng (rumah ibadah Konghucu).
Ok, back again.... jadi me and the Runaway Boss.. thass how I call him for leaving the other girls on their own with the taxi driver (who is also is friend... jadi bingung.. banyak banget teman2nya.. ampe preman pasar juga kenal...??!!?) have coffee before we showed up on the sencond session.
the Runaway Boss
Ini pertama kalinya aq mengikuti this kind of auction. Barang2 yang dilelang juga aneh2 dan dipercaya membawa “heng” (hoki) bagi orang yang membelinya. Fyi, pisang 1 tandan dihargai 380rb..!! Wew.... dipasar cm 50rb!! Ada lagi batang tebu, jeruk bali, arak putih, kue bulan... oh lotta things...
...gambaran petugas lelang dengan microphone di tangan... “Jit lin... Liong lin... Sam lin....” (satu kali.. dua kali.. tiga kali.. sold..!!) Hasil belajar dengan teman yg mengerti bahasa Singkawang.. I am clueless.. have no idea what are they talking about.. ha ha ha.
itungin tuh.. 1 tandan laku 380rb..!!
Mayoritas masyarakat Singkawang berkomunikasi dengan bahasa Hakka, but it’s kinda have a different tone dengan Hakka yang di Pontianak.. (Lha.. Hakka yang di Pontianak aja aq ga ngerti, gimana mo ngerti Hakka si Singkawang??!!??)
Perserta auction duduk di meja persegi, disuguhi hidangan ala cart.. eunak tenan... Chinese food... Too bad that we already had our lunch..
Acara selesai.. badan lemes.. udah ga karuan bau2nya.. hahaha.. ga dink.. ga segitunya. We were back to the hotel untuk mandi dan istirahat sebentar. Another thing that shocked me.. rate hotelnya setara bintang 3..!! Gila, no need to mention namanya.. (tar diprotes lagi begitu ada yang baca.. haha) tapi pelayanannya melati. Kaco...
Ready bwt heading home.. but before that we had our dinner first. Around 20.16 pualng juga akhirnya.. plus 3,5 jam... sampai juga di rumah.
What a day....!!

